Saham VS Forex! Apa Perbedaan Saham dan Forex? Ini Penjelasannya!

Gogosumo.com – Saat ini, tentunya setiap orang memiliki pertanyaan yang berbeda-beda ketika melihat judul yang tertera ‘Saham VS Forex’. Namun, pertanyaan yang selalu hadir tidak akan pernah jauh dalam membahas mengenai perbedaan saham dan forex. Selintas kamu tidak akan melihat perbedaan yang signifikan dari keduanya.

Kedua hal ini layaknya saudara kembar yang berada ditempat yang berbeda. Saham dan forex memiliki konsep yang tidak berbeda jauh. Ini yang terkadang membuat orang sulit untuk membedakannya. Namun, satu yang pasti bisa dibedakan terletak dari produk yang dijual, forex memberikan transaksi dalam mata uang, sedangkan saham memberikan transaksi atas kepemilikannya.

Masih penasaran apa lagi? Jangan ketinggalan untuk membaca perbedaan saham dan forex yang akan dikupas secara tuntas oleh investasimuda. Inilah aspek-aspek yang meliputi perbedaan saham dan forex adalah sebagai berikut:

Perbedaan Saham dan Forex Melalui Produk yang Di Transaksikan

Hal ini merupakan sesuatu mendasar yang menggambarkan perbedaan saham dan forex miliki. Produk yang diperdagangkan oleh saham berupa surat berharga kepemilikan dari suatu perusahaan. Berbeda halnya dengan forex tawarkan, forex menawarkan sebuah kontrak harga mata uang suatu negara dengan mata uang negara lainnya.

Melalui jenis produk yang ditawarkan telah berbeda, tentunya laju dalam transaksi pun sangat berbeda. Hal ini dibuktikan melalui, saham yang hanya menjual setiap satu emiten saja, contohnya BBRI, BBCA, ICBP dan lain sebagainya. Berbeda dengan kondisi yang di miliki oleh forex. Dalam laju transaksinya forex membandingkan dua mata uang negara yang berbeda, contohnya GBP/USD, EUR/GBP, dan lain sebagainya.

Perbedaan Saham dan Forex Melalui Jumlah yang Diperdagangkan

Pada bagian ini tentunya cukup menarik sebab ketika kamu memasuki situs penjualannya maka kamu akan menemukan kondisi transaksi pembelian yang tidak berbeda. Kondisi itu dimana pembeli akan ditawarkan suatu produk dalam jumlah yang berbentuk lot. Menariknya, jumlah yang terkandung dalam lot itulah yang membedakannya. Jika dalam 1 lot saham mengandung 100 lembar, berbeda halnya dengan 1 lot yang terkandung dalam forex sebesar 1000 lembar.

Perbedaan Saham dan Forex Melalui Waktu Dari Perdagangan Pasar

Pada dasarnya saham tidak dilakukan transaksi jual beli secara global. Dengan demikian hal ini pun menyatakan bahwa waktu perdagangan yang terjadi pada saham disesuaikan dengan kondisi negara yang bersangkutan. Jika terdapat investor atau trader yang ingin membeli saham diluar dari negaranya maka harus mengikuti jam yang telah ditentukan negara tersebut.

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerapkan jadwal transaksi jual beli saham pada hari Senin hingga Jumat, terbagi atas dua sesi. Pada hari Senin hingga Kamis sesi I berada pada jam 09.00-12.00 WIB, kemudian, dilanjutkan pada sesi II berada pada jam 13.30-15.49 WIB. Berbeda pada hari Jumat yang membuka sesi I di jam 09.00-11.30 WIB, kemudian, dilanjutkan pada sesi II yang berada pada jam 14.00-15.49 WIB.

Forex memiliki waktu perdagangan yang berbeda jauh dengan saham miliki dimana waktu perdagangan tersebut berlangsung selama 24 jam tanpa henti. Dengan demikian setiap trader dapat melakukan transaksi jual beli tanpa harus dibatasi oleh waktu. Kondisi ini dikarenakan forex melakukan perdagangan secara global.

Menariknya dalam waktu perdagangan forex memiliki empat sesi yang terdiri atas:

  • Australia (05.00-14.00 WIB)
  • Asia (07.00-16.00 WIB)
  • Eropa (13.00-22.00 WIB)
  • Amerika (20.00-05.00 WIB)

Perbedaan Saham dan Forex Melalui Tempat perdagangan

Perbedaan saham dan forex lainnya yaitu tempat perdagangan dari produk yang diperjual belikan. Cukup unik memang terutama forex dimana tempat perdagangannya berada di broker forex, interbank market, bisnis komersial dan bank sentral. Berbeda halnya dengan saham yang harus di beli melalui sekuritas atau kamu dapat membelinya secara langsung dari perusahaan yang bersangkutan.

Perbedaan Saham dan Forex Melalui Potensi Keuntungan

Forex menjadi suatu pasar yang memiliki likuiditas yang sangat tinggi dibandingkan lainnya terutama saham. Hal ini disebabkan kapitalisasi yang dimiliki oleh forex begitu besar dan dana yang tersedia di dalam pasar forex selalu tersedia. Dengan demikian akan sangat mudah untuk mencari pembeli diluar sana.

Berbeda dengan saham dimana likuiditas yang terjadi bergantung pada popularitas dan kapitalisasinya. Hal ini terbukti melalui saham yang memiliki status sebagai saham blue chip akan sangat mudah terjual, sangat berbeda jauh dengan saham lapis tiga yang sangat sulit untuk dijual.

Tak sampai disitu saja tetapi saham memiliki kondisi transaksi satu arah. Maksud dari satu arah ini dimana trader atau investor yang telah membeli saham harus menunggu waktu yang tepat untuk menjualnya. Hal ini tak berlaku pada forex yang berlaku dua arah sehingga kamu dapat mencari peluang untung dalam kondisi harga turun maupun naik.

Investasi VS Trading

Kali ini investasimuda akan menghadirkan perbedaan saham dan forex yang cukup penting dimana faktanya forex tidak dapat dijadikan sebuah investasi. Pada dasarnya forex memiliki likuiditas yang paling tinggi namun tetap saja forex tidak bisa dijadikan sebuah investasi.

Hal utama tidak ada yang bisa digunakan dalam melakukan analisis fundamental sebab harga pasar yang terjadi tidak dapat dipastikan dari satu waktu ke waktu lainnya. Selain itu, kondisi pasar yang forex yang memiliki naik turun harga yang begitu cepat menunjukkan ketidak cocokannya terhadap jangka panjang.

Saham dapat dijadikan sebuah investasi maupun trading sebab terdapat data yang dapat dilakukannya analisis fundamental. Dengan demikian emiten saham tersebut dapat dipercayai untuk kondisi jangka panjang. Begitu pula pada analisis teknikal yang dilihat berdasarkan grafik maupun popularitas yang sedang berlangsung.

Menariknya dalam satu saham dapat digunakan sebagai investasi maupun trading, tergantung dari kondisi berita yang terjadi diluar sana. Namun, hal yang harus sangat diperhatikan bahwa tidak semua saham mendapatkan kesempatan seperti itu, terkadang beberapa saham hanya layak untuk digunakan sebagai investasi semata.

Perbedaan Saham dan Forex Melalui Risiko

Risiko yang dimiliki oleh forex cenderung sangat tinggi dibandingkan saham. Hal ini disebabkan kondisi pasar forex yang memiliki kecenderungan naik turun yang begitu tajam dan tak bisa diprediksi secara benar. Tentunya, sangat berbeda jauh dengan saham yang cenderung stabil sehingga kondisi pasarnya masih dapat diperkirakan secara benar.

Sekedar tips untuk melihat pergerakan kondisi pasar forex agar dapat meminimalisir risiko yang ada yaitu dengan memperhatikan berita sosial, ekonomi hingga politik yang terjadi pada negara yang mata uangnya sedang kamu incar. Berbeda dengan saham yang harus memastikan kinerja perusahaan serta pemberitaan yang ada dan melibatkan nama perusahaan tersebut.

Tingkat Keamanan Penyimpanan Dana

Terdapat perbedaan keamanan yang cukup signifikan yang mungkin akan membuatmu berpikir berulang kali untuk terjun ke dalam pasar forex. Fakta yang ada ternyata Forex tidak memiliki tempat penyimpanan resmi yang akan menjaga uang trader secara aman. Dengan demikian para trader pun harus berhati-hati dalam menyalurkan dananya di dalam forex. Terutama bagi yang membuka rekening di broker luar negeri dimana legalitasnya masih diragukan, hal ini sangatlah berisiko tinggi.

Saham memiliki tempat penyimpanan dana nasabah tersendiri yang dinamakan sebagai rekening dana nasabah (RDN). Rekening dapat aman sebab dijamin oleh pemerintah, begitu pula dengan keamanan dari saham yang di amankan oleh KSEI.

Tujuannya agar para nasabah merasa aman dan nyaman dalam melakukan transaksi di dalam pasar saham. Dengan demikian jika terjadi sesuatu pada sekuritas maka dana dari investor tidak akan bermasalah dan tetap dalam kondisi aman. Inilah salah satu keuntungan jika kamu terjun ke dalam dunia saham.

Inilah sederetan perbedaan saham dan forex miliki. Apakah kamu sudah memahaminya? Tentunya bukan. Forex memang seakan memiliki persamaan yang cukup banyak dengan saham, namun sederet kesamaan ini hanyalah tampak luarnya saja. Jika ditelisik lebih jauh kedua hal ini tidaklah kembar melainkan dua hal yang sangat lah berbeda jauh. Tentukan pilihanmu! Ditempat mana kamu akan menyalurkan dana yang kamu miliki untuk mendapatkan sebuah keuntungan yang besar.

Sangat direkomendasikan agar kamu memahami portofoliomu. Dengan demikian kamu akan mengetahui tingkat resiko yang dapat dipilih, kemudian, cocokkan profil resikomu diantara kedua hal tersebut.

About admin

Over the past 4 years, I have gained valuable experience in writing articles. In carrying out the role as an article writer, I am accustomed to conducting in-depth research, analyzing information, and compiling writing with a clear and organized structure. I am also always committed to providing accurate, relevant and interesting content for readers.

Check Also

Cara Menghitung Keuntungan dan Kerugian Investasi Kripto Anda

Cryptocurrency adalah mata uang digital yang menggunakan teknologi kriptografi untuk mengamankan dan memverifikasi transaksi serta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *